Watak

Watak (sering merujuk pada character atau temperamen bergantung konteksnya) adalah keseluruhan kepribadian yang terbentuk dari hasil interaksi antara faktor keturunan bawaan lahir dengan lingkungan, nilai-nilai moral, dan pengalaman hidup seseorang.

Watak (atau karakter) adalah kombinasi dari sifat-sifat moral, etika, dan mental yang mendalam yang membentuk kepribadian serta menentukan bagaimana seseorang merespons berbagai situasi kehidupan.

Dalam dunia psikologi, watak berbeda dengan temperamen (bawaan biologis sejak lahir, seperti kecenderungan menjadi pemalu atau reaktif) dan kepribadian (tampilan luar yang terlihat oleh masyarakat). Watak adalah "inti moral" yang dibangun secara bertahap melalui pola pikir, kebiasaan, dan nilai-nilai yang dianut seseorang.

Tahun 400 SM, Hipocrates yang dikenal sebagai Bapak Kedokteran, menemukan ciri-ciri temperamen turunan berdasarkan cairan tubuh. Dasar yellow bile (empedu kuning), phlegm (dahak), dan black bile (empedu hitam), kesemuanya akan memengaruhi perilaku manusia. Istilah yang sering dipakai Kolaris, Melankolis, Plegmatis, dan Sanguinis. Teori klasik Four Humors (Empat cairan tubuh) ini dikembangkan dan dipopulerkan oleh Claudius Galen, yang berprofesi sebagai seorang tabib dan filsuf Kekaisaran Romawi.

Koleris

Tipe Koleris berorientasi pada hasil (Goal-Oriented). Mereka sangat fokus pada tujuan, berambisi tinggi, dan selalu ingin menyelesaikan tugas secara cepat dan efisien. Tegas. Kalau berbicara apa adanya, lugas, dan tidak suka membuang waktu untuk basa-basi atau perdebatan yang tidak praktis. ​Mandiri dan Tangguh. Mengandalkan kemampuan diri sendiri, suka tantangan, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi hambatan.

Tipe Melankolis

Melankolis berindikasi perfeksionis (ingin sempurna), menyukai analisis dan pemikir, Empati dan sensitif. Perasaannya mendalam, peduli pada orang lain, namun rentan tersinggung. Bagi yang suka berorganisasi, terencana dan terorganisir. Berani mengambil keputusan dan suka mengatur orang lain.

Plegmatis

Adapun tipe plegmatis bercirikan cinta damai (tidak suka perselisihan), sabar dan setia, kestabilan emosi yang tinggi, tidak mudah marah dan menjadi pendengar yang baik. Mereka yang termasuk kepribadian ini juga menganut hidup stoik namun bila bekerja dikerjakan dengan teratur, konsisiten dan mampu mengendalikan diri.

Sanguinis

Tipe keempat adalah Sanguinis dengan tanda-tanda ekstrovert dan komunikatif. Mereka sangat suka berbicara, bergaul, dan dengan mudah berteman dengan orang baru tanpa canggung. ​Optimis dan ceria. Cenderung melihat sisi positif dari segala situasi, penuh energi, dan humoris. Hidup di saat Ini (Living in the Moment). Menyukai pengalaman suka berpetualangan, dan tidak suka terkekang oleh aturan yang kaku.

Bahan bacaan: “Kenali Watak agar Jiwa Tenang” dr Aisah Dahlan, CMHt, CM.NLP, dkk 

Posting Komentar untuk "Watak"