Jimat
atau Azimat berasal dari Bahasa Arab ‘azimah adalah barang atau
tulisan yang dianggap mempunyai kesaktian atau kekuatana ghaib dan dapat
melindungi pemiliknya, digunakan sebagai penangkal penyakit atau kesaktian. Bentuknya
dapat berupa benda alam, benda buatan atau artefak dan tulisan.
Rajah
adalah jimat yang berujud tulisan, sketsa, angka atau susunan simbol-simbol
tertentu yang dipercaya memiliki kekuatan magis, mistis, spiritual atau
protektif. Rajah merupakan jimat dalam bentuk visual. Cirinya antara lain:
Berupa deretan huruf, angka ataupun simbol lain dalam Bahasa tertentu. Tidak
dibuat sembarangan, biasanya yang membuat telah melakukan tirakat, puasa, atau
mantar dalam doa tertentu.
Mantra
yang berasal dari Bahasa Sanskerta, man artinya berpikir, tra
berarti alat atau pelindung. Mantra dapat diartikan sebagai perkataan atau
ucapan yang memiliki kekuatan ghaib. Misalnya, dapat menyembuhkan, mendatangkan
celaka.
Mantra
dapat pula diartikan sebagai jimat yang bentuknya bunyi atau ucapan, dengan
tiga unsur utama, yaitu: Linguistik atau getaran suara yang dapat dipercaya
mengubah gelombang otak. Medianya berbentuk doa, meditasi atau ritual tertentu.
Digunakan oleh praktisi ilmu ghaib.
Menggunakan
ketiga benda diatas, yang bukan berasal dari al Qur’an atau doa Nabi termasuk
perbuatan syirik yang dilarang keras dalam Islam. Karena hal tersebut
bertentangan dengan Aqidah Islam yang menegaskan bahwa keselamatan dan
keberhasilan hanya dari Allah semata. Sedang benda di atas tidak dapat
memberikan keselamatan dan kebahagiaan, juga bukan sebab datangnya keselamatan
dan keberhasilan tersebut.
Dalam
buku “Serial Dasar-dasar Islam” karya Tim Ilmiah Indonesian Community Care
Center, menilai ada dua macam syirik, yaitu syirik besar dan syirik kecil.
Syirik
besar, yaitu bila jimat, rajah dan mantra tersebut diyakini dapat mendatangkan
manfaat dan keberuntungan atau menyebabkan keselamatan secara langsung selain
Allah SWT. Penggunaan ini dapat menggugurkan iman dan menghilangkan semua
amalannya.
Syirik
kecil, yaitu bila ketiga benda itu diyakini hanya sebagai sebab datangnya
manfaat, keberuntungan dan keselamatan, sedang yang mendatangkan adalah Allah
SWT. Peristiwa ini tidak sampai meruntuhkan iman dan semua amalan, tetapi dapat
dikatagorikan sebagai besar. Ini berbahaya.

Posting Komentar untuk "Jimat, Rajah, dan Mantra"