Bersepeda dan Kesehatan

Gowes atau bersepeda ringan dan jalan kaki kian digemari masyarakat. Olah raga seperti ini membentuk kebiasaan yang baik. Apabila kegiatan ini dijalankan dengan tekun dan konsisten akan mampu memberikan dampak positif bagi jalan kehidupan pelakunya. 

Sejumlah riset menunjukkan bahwa kebiasaan yang baik akan memicu tumbuhnya kebiasaan baik lainnya. Misal, seseorang telah melakukan kebiasaan jalan pagi selama tiga puluh menit setiap pagi, maka ada kecenderungan dia juga akan melakukan kebiasaan baik yang lain. 

Bersepeda menjadi kegiatan yang menyenangkan. Apakah bersepeda untuk olah raga atau sekedar menghirup udara kebebasan. Tiba-tiba, di setiap jalan atau gang di kampung terlihat mengular rombongan sepeda. Di tempat-tempat tertentu, menjadi daerah tujuan dalam bersepeda.

Aktivitas bersepeda hanya sekedar dapat keluar rumah? ternyata, gowes juga ada kaitan langsung dengan kesehatan.

Reaksi tubuh setelah 60 menit bersepeda dapat dirinci sebagai berikut:

Sepuluh menit pertama, penat menghilang dan senyum gembira mengiringi setiap kayuhan. Sepuluh menit itu baru beberapa kilometer dari rumah. Mungkin baru keluar kampung. Tenaganya masih fresh, tapi pemandangan sudah terbuka.

Menit ke duapuluh, tubuh membersihkan kortisol, hormon stress sehingga dapat tidur nyenyak. Ada rekomendasi bagi penderita insomnia. Aktivitas ini dapat dicoba, yaitu bersepeda 20 menit setiap hari. Harap dicatat bahwa penyakit insomnia ini penyebabnya karena fisik. Belum ada jaminan bila menderita psikis.

Menit ke empat puluh, aliran darah dan oksigen ke otak melonjak. Riset menunjukkan, orang yang bersepeda empat puluh menit minimal lima kali dalam seminggu, jarang menderita sakit. Kebenaran hanya dibuktikan dengan direalisasikan.

Menit ke empat puluh lima, hormone serotonin dan endorphin mulai dilepaskan. Mood menjadi meningkat. Hormon serotonin sebenarnya berperan sebagai neurotransmiter, yaitu pengantar sinyal antarjaringan saraf. Jadi selain memengaruhi suasana hati, hormon serotonin juga berperan dalam berbagai fungsi tubuh yang lain, seperti pencernaan, proses pembekuan darah, pembentukan tulang, dan fungsi seksual.  Sedangkan hormone endorphin berfungsi menghilangkan sress dan rasa sakit.

Menit ke enampuluh, resiko penyakit jantung berkurang setengah dibandingkan dengan mereka yang tidak berolah raga sama sekali.

Posting Komentar untuk "Bersepeda dan Kesehatan"