Hasil penelitian Center for Neuroscience and Cella Biology di Jurnal Ageing Research Reviews menunjukan bahwa mengonsumsi kopi secara teratur per hari, berkontribusi pada umur yang lebih panjang. Minum kopi juga berkaitan dengan kesehatan, yaitu berkurangnya risiko penyakit utama yang berkaitan dengan usia.
Laporan
yang ditulis oleh Catia R. Lopez dan Rodrigo A Cunha, dipublikasikan
edisi Desember 2024 di Neuroscience and Cell
Biology dan Faculty of Medicine, Portugal,
merangkum: “Konsumsi sedang dan teratur
berkorelasi dengan penurunan 17 persen dalam tingkat mortalitas karena semua penyebab,
lebih sedikit penyakit yang berkaitan dengan usia, dan perpanjangan rentang
hidup sehat sekitar 1,8 tahun”.
Dahulu, kopi sering dianggap sebagai kebiasaan
buruk, karena menyebabkan mata tidak dapat terpejam dan memacu jantung. Namun, ilmu
pengetahuan modern telah mengubah pandangan tersebut. Menyeduh kopi, bila dilakukan
dengan benar, memiliki korelasi yang kuat dengan usia harapan hidup yang lebih
panjang. Peminum kopi moderat cenderung memiliki risiko kematian dini yang
lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.
Mengapa kopi dapat memperpanjang umur.
Kopi bukan sekadar air berwarna hitam yang
mengandung kafein. Kopi mengandung Antioksidan yang mengalahkan buah dan
sayuran. Antioksidan ini merupakan akar dari penuaan dan banyak penyakit
kronis. Kopi juga dapat melindungi jantung darah tetap fleksibel. Bagi yang terdekteksi
penyakit liver, kopi menopang dan melindungi dari sirosis dan kanker
hati. Demikian juga bagi yang terkena penyakit jantung.
Dalam studi ilmiah, kopi memiliki dua nama. Secara kimiawi (senyawa aktif) dan biologi. Dari sudut biologi (taksonomi), kopi termasuk dalam genus coffea yang merupakan bagian dari famili tumbuhan berbunga yang disebut Rubiaceae. Ada dua jenis spesis yang besar yaitu coffea arabica yang diproduksi sekitar 70% dan coffea canephora (Robusta) yang memiliki kadar lebih pahit dari arabica.
Indonesia termasuk “Big Four” penghasil kopi dunia.
1.
Brasil (Raja kopi dunia, dominan Arabika &
Robusta)
2. Vietnam (Raja Robusta)
3. Kolombia (Fokus pada Arabika
berkualitas tinggi)
4. Indonesia (Produsen utama
Robusta dengan varietas Arabika spesialti yang unik)
Pusat Produksinya di segitiga Emas Kopi (Lampung,
Sumatera Selatan, Bengkulu). Meskipun jumlahnya lebih sedikit (10-20%), Arabika
Indonesia adalah primadona di pasar Specialty Coffee dunia karena profil rasanya yang
kompleks. Pusat produksinya di dataran tinggi Aceh (Gayo), Sumatera Utara
(Mandailing), Jawa (Preanger/Ijen), Bali (Kintamani), Sulawesi (Toraja), dan
Papua (Wamena).
Minum kopi
hitam (atau dengan sedikit susu/gula) dalam jumlah moderat bukanlah kebiasaan yang perlu
dihentikan, melainkan bagian dari gaya hidup sehat yang dapat mendukung
umur panjang, setara dengan makan sayur atau berolahraga ringan.
Namun, kopi
bukanlah "obat ajaib". Ia harus menjadi pelengkap dari pola makan
seimbang, tidur cukup, dan aktivitas fisik.
Bahan bacaan:
2. https://gemini.google.com. dengan prompt semakna

Posting Komentar untuk "Seteguk Kopi Umurmu akan Bertambah Sehari"