Bagi orang tua, keamanan anak di rumah, di sekolah atau di tempat umum adalah prioritas. Kemanan untuk anggota keluarga untuk memproteksi dari ancaman yang sering datang dalam bentuk halus maupun yang sulit dikenali.
Secara psikologis, child grooming
adalah upaya seseorang (biasanya orang dewasa atau yang lebih tua) untuk
membangun ikatan emosional dan kepercayaan dengan seorang anak atau remaja,
dengan tujuan untuk mengeksploitasi mereka (biasanya secara seksual). Bahayanya justru terletak pada
kehalusannya, sring kali korban tidak sadar sedang dijebak, dan orang tua tidak
melihat adanya kekerasan yang kasat mata.
Dalam kacamata sosiologi, grooming
bukan sekadar kejahatan individu yang "sakit", melainkan bukti adanya
ketimpangan relasi kuasa (power relation) dan kegagalan sistem sosial
dalam melindungi kelompok rentan. Dalam kasus grooming, pelaku tidak
memilih korban secara acak. Mereka memanfaatkan struktur sosial di mana orang
dewasa memiliki otoritas mutlak atas anak-anak. Grooming dapat
disebabkan karena,
Status Sosial. Pelaku sering kali adalah orang
yang memiliki "modal sosial" tinggi di komunitasnya. Mereka itu
antara lain: guru, pelatih olahraga, tokoh agama, atau paman yang kaya.
Karena status sosial mereka tinggi, masyarakat
(termasuk orang tua korban) menaruh rasa hormat dan percaya yang buta (blind
trust).
Ketika anak mencoba melapor, struktur sosial
sering kali lebih memihak "orang dewasa yang terhormat" daripada
"anak kecil yang dianggap tidak tahu apa-apa". Inilah yang disebut
ketimpangan struktural.
Mengapa
anak tidak sadar, atau tidak melapor kepada orang tua, yang pada akhirnya anak
menderita. Biasanya anak hanya menjawab
Anak bingung. "Dia orang baik yang
selalu kasih aku hadiah, apa dia jahat?”
Anak merasa bersalah. Pelaku sering
membalikkan fakta, membuat anak merasa bahwa anaklah yang menggoda atau
menginginkannya.
Anak takut kehilangan "cinta":
Bagi anak yang kesepian, perhatian pelaku adalah candu. Mereka takut jika
melapor, mereka akan kembali kesepian.

Posting Komentar untuk "Child Grooming"