Press release dan Newsletter

Press release dan Newsletter, keduanya merupakan alat komunikasi, tapi berbeda tujuan, isi dan yang menerima. Lebih simpelnya boleh dikatakan kalau press release "ini ada berita, kau kasihkan ke wartawan". Tetapi kalau newsletter "Ini ada informasi dari saya, tolong kau sampaikan ke kerabat dan keluarganya".

Press Release atau yang disebut juga berita atau informasi yang disusun oleh sebuah lembaga atau organisasi yang menggambarkan kegiatannya. Berita tersebut dikirimkan atau disiarkan ke media (pers), sehingga disebut juga siaran pers. Tatacara pengiriman berita diatur sesuai dengan kaidah jurnalistik dan kebijakan redaksi. Jadi tidak semua press release pasti diberitakan.

Apa bedanya dengan berita?

  • Press realease mempublikasikan kepentingan organisasi. Misalnya lounching sebuah produk. Isi kegitan tersebut diinformasikan lewat media.
  • Kontennya dianggap layak untuk konsumsi publik, dan tidak harus sama dengan konsepnya. Karena publikasinya sesuai dengan kaidah-kaidah informasi.
  • Dibuat oleh organisasi atau perusahaan. Beritanya mencakup peristiwa yang direncanakan. Misalnya pengangkatan manajer baru.

Dari ciri-ciri di atas, dapat dikatakan bahwa press release merupakan berita yang sengaja diciptakan tentang peristiwa. Jika kalian berniat membuat press release, posisikan diri Anda sebagai pembaca media. Tanyakan pada diri sendiri: "Apakah masyarakat umum akan peduli dengan informasi ini?" Jika ya, kemas informasinya secara objektif, bukan seperti iklan.

Newsletter merupakan karya jurnalistik yang berisi berbagai macam informasi yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan dan angota perusahaan. Newsletter tidak diperjual belikan. Sederhananya, newsletter adalah pesan berkala (biasanya dikirim via email) yang berisi kurasi berita, analisis mendalam, atau catatan personal dari seorang jurnalis media yang dikirimkan langsung ke kotak masuk (inbox) para pengikutnya.

Tujuan pembuatan newsletter antara lain:

Newsletter yang sukses bukan sekadar menempelkan tautan atau link artikel, melainkan memberikan nilai tambah (value), baik itu berupa sudut pandang unik, rangkuman yang cerdas, atau gaya bahasa yang memikat sejak baris pertama.

Bahan bacaan: “Public Relations Writing” karya Rachmat Kriyantono, S, M.Si.

Posting Komentar untuk "Press release dan Newsletter"