Polyworking
Ada
banyak motivasi seseorang menjadi polywarking. Untuk menambal kebutuhan
hidup sehari-hari, sebagai sampingan karena hobi, atau memang orang tersebut
termasuk tipe seorang pekerja.
Polyworking adalah istilah yang mengacu
pada situasi ketika seorang pekerja memiliki beberapa pekerjaan utama sekaligus
(dua atau lebih). Bukan sekadar kerja sampingan (side hustle) biasa. Dalam
polyworking, semua pekerjaan yang dijalani dianggap penting dan
dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
Contohnya adalah seseorang yang bekerja
di kantor pada pagi hari, dan kemudian di malam hari bekerja sebagai penulis
lepas (freelancer) atau menjalankan bisnis daring. Kedua pekerjaan
tersebut dianggap sebagai pekerjaan utama. Tidak mengabaikan satu dengan
lainnya.
Selain faktor keuangan, polyworking ternyata
ada motivasi lain yang dapat memengaruhi, antara lain
Pertama, Mencari Kendali atas Masa Depan. Banyak
yang merasa tidak ingin nasibnya bergantung pada satu perusahaan atau satu
jenis karier. Polyworking memberikan rasa kendali dan otonomi yang lebih
besar atas jalur karier dan masa depan keuangan mereka.
Kedua, Mengembangkan Keahlian dan Minat. Seseorang
memiliki minat atau keahlian yang tidak dapat dipenuhi di pekerjaan utama, mereka
merenda skill lain yang mungkin dapat dikerjakan dengan keahlian tertentu. Ia justru
menciptakan kerja sehingga dapat menghasilkan peluang.
Ketiga, Fleksibilitas Kerja dan Era Digital. Adanya
kerja remote, model freelance, dan platform digital mempermudah
seseorang mengatur waktu dan menyeimbangkan beberapa pekerjaan sekaligus tanpa
harus terikat lokasi fisik.
Keempat, Mencari Pengalaman Luas. Bagi
generasi muda, kesuksesan bukan lagi diukur dari loyalitas pada satu
perusahaan, melainkan dari portofolio pengalaman dan keahlian yang beragam.
Side Hustle
Side Hustle adalah aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan di luar jam kerja utama,
dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Side hustle bertujuan untuk menambah
penghasilan, mengejar passion, mencoba model bisnis baru, dan
mengembangkan skill pribadi. Sifatnya lebih sering ke wirausaha, proyek
kreatif, dan orang tersebut sebagai “bos” bagi dirinya sendiri
Orang yang melaksanakan side hustle, sangat
fleksibel waktunya. Biasanya dikerjakan di waktu luang (malam hari, akhir
pekan) dan dikelola oleh diri sendiri. Sehingga berpotensi untuk berkembang
menjadi bisnis penuh waktu atau sumber penghasilan utama yang besar.
Contoh-Contoh Populer Side Hustle
- Jasa Freelance Digital: Penulis lepas (Content Writer), desainer grafis, editor video, pengelola media sosial.
- Wirausaha Digital: Dropshipping, menjual produk handmade atau digital (e-book/template), menjadi Affiliate Marketer.
- Penyedia Jasa Langsung: Guru les privat, Virtual Assistant, fotografer acara kecil, atau membuat kue (home-made).
- Pembuat Konten: Menjadi Content Creator di YouTube/TikTok atau menjalankan blog yang menghasilkan pendapatan dari iklan atau sponsor.

Posting Komentar untuk "Polyworking dan Side Hustle"