“Maka disebabkan rahmat dari Allah engkau
bersikap lemah lembut kepada mereka. Sekiranya engkau bersikap keras lagi
berhati kasar, tentulah mereka menjauh dari sekelilingmu.”
(Ali Imran: 159)
Hendaknya
yang ada pada diri kita sesuatu daya penarikyang menyebabkan jiwa orang dekat
dengan kita. Tetap lekat, sehingga timbul hubungan karena dipaksa. Loyang
sepuhan lama-kelamaan akan kembali juga kepada warna aslinya.
Orang
dengan daya Tarik internal yang kuat akan terasa menyenangkan, menenangkan dan
menginspirasi, meskipun secara fisik biasa saja. Dalam psikologi, daya tarik mencakup
internal, yang meliputi kepercayaan diri, sikap positif, kejujuran, integrasi,
kematangan emosi dan cara beripikir yang terbuka.
Sedangkan
secara eksternal diperoleh karena penampilan yang rapi, Bahasa tubuh yang relative
terbuka, cara berbicara yang tidak menyakitkan hati, dan ekspresi wajah yang
menyenangkan.
Orang
yang memiliki daya tarik yang memikat, biasanya yang dapat menggali potensi
diri. Ada beberapa cara untuk mengenali potensi diri. Antara lain: Mampu merefleksikan
diri agar bermakna bagi orang lain. Setiap saat merasa paling hidup dan
bersemangat.
Kedua,
mengenali emosi. Potensi diri sewaktu-waktu dapat muncul seketika, sehingga antara
perasaan pikiran, respon tubuh dan dorongan bertindak dapat dikelola dengan
baik.
Ketiga,
berani mencoba. Potensi
tidak selalu muncul dari teori, tetapi dari pengalaman. Berani mencoba adalah kemampuan
psikologis untuk melakukan sesuatu yang baru atau menantang. Meski da rasa
takut, ragu, atau belum yakin dengan hasilnya.
Potensi
diri yang dikenali dan dikembangkan dengan baik akan memunculkan daya tarik
alami. Teori Abraham Maslow mengatakan “aktualisasi diri, yaitu kondisi
ketika seseorang hidup selaras dengan potensinya”.
Namun
demikian, hidup ini tidak selalu dalam garis linier. Godaan tetap masih ada.
Bahkan mungkin bertubi-tubi. Kenikmatan dan kesusahan ibarat sebuah mata uang,
yang setiap saat dapat berganti wajah.
Faktor yang
menghambat potensi diri dan daya tarik diri antara lain: tidak mengenali diri,
pola pikir yang fixed (terpasung), trauma masa lalu, atau karena terlalu sering
membandingkan dengan orang lain.
Orang yang sadar kelebihannya, akan lebih
percaya diri
Orang yang menerima kekurangannya, akan lebih
otentik
Orang yang punya tujuan hidup, akan lebih
menarik secara psikologis

Posting Komentar untuk "Kepribadian: Daya Tarik"