Kata share sering
terdengar dan sudah makin dikenal oleh masyarakat luas. Dalam pergaulan
sehari-hari, share diucapkan “shering”. Istilah "sharing" yang berasal
dari kata bahasa Inggris "to share" yang berarti "membagi atau
membagikan". Sharing kemudian dipakai sebagai istilah yang mengandung
arti membagi sesuatu kepada orang lain.
Kata
share yang sudah menjadi nafas dalam pergaulan, sejatinya merupakan kependekan
dari story, how, audience, reach dan excellence. Namun jarang yang
menyadari. Share telah terlanjur dimaknai berbagi. Kita kupas satu persatu
Story
(Cerita)
Maksudnya
adalah dalam setiap setiap berkomunikasi, konten yang baik memerlukan narasi
atau storytelling yang kuat. Ini adalah inti pesan yang ingin
disampaikan. Ada pesan emosi yang menyertainya.
Tujuannya
membangun ikatan emosional dengan audien dan membantu pesan agar lebih mudah
diingat (memorable) dibanding sekadar menyajikan data atau fakta mentah.
How
(Bagaimana)
Menentukan
tata letak, musik pengiring, dan media yang paling tepat untuk menyampaikan
Story tersebut. misalnya: melalui video pendek, infografis, atau presentasi
langsung. Berharap agar pesan tersaji dengan cara yang paling menarik dan mudah
dicerna.
Audience
(Penerima)
Mengidentifikasi
secara spesifik siapa yang menjadi target utama dari pesan atau konten tersebut.
Pertimbangan yang mesti perhatikan demografi, psikografi, kebutuhan, dan masalah
yang mereka hadapi. Pastikan bahwa konten relevan dan bermanfaat bagi orang
yang membacanya atau melihat. Ingat, hindari pesan yang akan dishare salah
sasaran.
Reach
(Jangkauan atau distribusi)
Merancang
sebuah konten agar tidak salah jalan. Akan dibawa kemana sebuah ide itu. Perlu
dipikirkan dengan seksama agar ide tersampaikan sesuai target. Pilihan media
sangat menentukan. Misalnya melalui media sosial, newsletter, iklan berbayar,
atau kemitraan.
Tujuannya
agar dapat dimaksimalkan visibilitas dan pengaruh dari pesan yang telah dibuat.
Memastikan investasi waktu dan energi dalam membuat konten terbayar.
Excellence
(Kualitas)
Menjaga
standar kualitas tinggi dalam setiap aspek, mulai dari data, kejelasan visual,
kebahasaan, hingga value. Mengapa demikian? Karena membangun
kredibilitas, kepercayaan, dan reputasi positif adalah mutlak bila audien akan
terus menempel pada brand. Dipastikan nilai kompetisinya memiliki nilai daya
saing di tengah membanjirnya informasi.
Kerangka SHARE bertujuan untuk memberikan panduan menyeluruh dalam berkomunikasi. Buatlah Story (narasi) yang kuat, tentukan How (cara penyampaian) yang tepat, pahami Audience (penerimanya), maksimalkan Reach (jangkauannya), dan selalu jaga Excellence (kualitasnya)
Bahan
bacaan: “Social Media success for every Band” oleh: Claire Diaz - Ortiz

Posting Komentar untuk "SHARE"